KAMAR DAGANG DAN INDUSTRI SARAWAK
SIARAN PERS TENTANG MISI BISNIS
SARAWAK KE KALBAR
6-9 Oktober 2011
Kamar Dagang dan Industri Sarawak (SCCI) akan menyelenggarakan Misi Bisnis Sarawak di Pontianak, Kalbar, Republik Indonesia dari tanggal 6 sampai 9 Oktober 2011. Tujuan utama dari Misi Bisnis adalah untuk menyatukan pemain pemain utama dalam perdagangan dan industri di Kalbar, Indonesia dan Sarawak, Malaysia untuk mempromosikan dan mengeksplorasi peluang bisnis antara kedua wilayah yang berbagi perbatasan darat terpanjang antara dua tetangga ASEAN.
Pada saat yang sama Misi Bisnis supaya untuk mempertingkatkan peluang perdagangan dan perdagangan yang sudah aktif antara kedua daerah. Menurut angka sementara Departemen Statistik Sarawak Bulan Maret tahun ini, perdagangan antara kedua daerah telah mendorong dimana Sarawak ekspor ke Kalbar sebesar RM55.53 juta sedangkan import sebesar RM50.0 juta. Diharapkan bahwa nilai perdagangan akan semakin ditingkatkan melalui pertukaran upaya promotor yang dibayangkan selama tiga hari misi bisnis ini.
Misi Bisnis Sarawak didukung oleh Konsul Jenderal Republik Indonesia di Kuching dan Konsulat Malaysia di Pontianak, di bawah semangat bilateral SOSEK Malindo yang kini bergiat selama 25 tahun antara Sarawak dan Kalbar. Misi Bisnis memiliki dukungan dari SOSEK Malindo Business Council, sebuah forum bisnis yang didirikan pada tahun 2007 antara SCCI dan KADIN Kalbar. Misi Bisnis saat ini disponsori oleh SCCI dan akan dipimpin oleh Menteri Perumahan dan Menteri Pariwisata Sarawak, YB Datuk Amar Abang Haji Abdul Rahman Zohari Bin Tun Abang Zohari Haji Openg. Misi Bisnis Sarawak akan dimulai dengan Seminar Bisnis pada Oktober 7 Jam 8:00 pagi yang akan bersama-sama diresmikan oleh Yth. Bapak Gubernur Kalimantan Barat dan YB Menteri. Seminar ini bertujuan untuk membuat informasi yang tersedia dan peluang bisnis di kedua Kalbar dan Sarawak. Seminar ini akan dimulai dengan presentasi tentang peluang investasi di Kalbar oleh Badan Investasi Kalbar. Pada Jam 2 siang Unit Perencanaan Ekonomi Negeri Sarawak akanmembicaratentang peluang investasi dan pelan perdagangan dan perindustrian di Sarawak dalam berbagai sektor pertumbuhan ekonomi. Ini akan diikuti dengan presentasi tentang pengoperasian Pelabuhan Inland di Tebedu. Seminar sehariituakan berakhir dengan sesi bisnis matching antara delegasi yang mewakiliperusahaan masing-masing di sector Pengembangan Properti, Perumahan, Logistik, Kesehatan, Pendidikan Tinggi dan Manufaktur. Diharapkanbahwapesertatidak akan dibatasi untuk mereka yang berasal dari Kalbar dan Sarawak, tetapi dari bagian lain di Malaysia dan Indonesia. SCCI dan KADIN akan dari waktu ke waktu menyusun jaringan dengan rekan-rekan masing-masing untuk mendapatkan partisipasi penuh dan bermakna dari Seminar ini. Setiap peserta akan diminta untuk membayar Rp500,000 atau USD60. Seramai 150 delegasi bisnis dari Sarawak dan kira-kira 70 dari Kalbar berpartisipasi dalam Seminar dan Expo yang terbesar dari Malaysia yang diselenggarakan di Pontianak Kalbar.
Kemuncak Misi Bisnis adalah Expo Bisnis Sarawak yang akan diadakan di Mall terbesar di Pontianak dimana 30 Booth akan disediakan untuk peserta pameran dari kedua Sarawak dan Kalbar. Pada saat Siaran Pers, Sekretariat SCCI telah menerima konfirmasi dari 26 syarikat dan perusahaan yang mewakili berbagai sector dari Sarawak. Diskusi telah dibuat dengan pemilik Hypermall Ayani untuk menambah ruang yang diperlukan untuk peningkatan jumlah pameran. Sebuah booth dapat diperoleh dari RM3, 000.00.
Presiden KADIN Kalbar telah sepakat dengan SCCI bahwa Misi Bisnis akan diselenggarakan secara tahunan untuk ditempatkan di Kuching dan Pontianak secara bergilir, bersamaan dengan Konferensi tahunan SOSEK Malindo antara kedua Daerah. Proposal ini akan disarankan kemudian kepada sekretariat SOSEK Malindo untuk pertimbangan pihak berwenang di Malaysia dan Indonesia.
Para Delegasi Malaysia akan membuat tinjauan dan kunjungan pasca seminar ke Aloe Vera Farm, Museum dan KhatulIstiwa yang akan dipimpin oleh otoritas dari Kalbar.